Pernah ga sih kamu merasakan rambutmu semakin tipis, rambut berjatuhan/rontok saat bangun tidur, atau bahkan sudah sampai terlihat kulit kepalamu? Bisa jadi kamu sudah terkena gejala awal dari kebotakan rambut lho.
Padahal, kerontokan rambut tidak selalu berakhir dengan kebotakan. Jika penyebabnya diketahui sejak dini dan ditangani dengan tepat. Perkembangan kerontokan dapat diperlambat bahkan pada beberapa kondisi pertumbuhan rambut masih dapat dioptimalkan.
Terus, apa sih penyebab rambut pria bisa rontok/mengalami kebotakan?
Penyebab kebotakan pada pria
Salah satu penyebab paling umum adalah androgenetic alopecia atau yang dikenal sebagai male pattern baldness. Kondisi ini bisa dipengaruhi oleh genetik dan hormon dihidrotestosteron (DHT), yang menyebabkan folikel rambut secara bertahap mengecil, sehingga rambut tumbuh semakin tipis, pendek, dan akhirnya bisa berhenti bertumbuh.
Tidak hanya itu, kebotakan bisa juga terjadi karena faktor seperti:
- Riwayat kebotakan dalam keluarga.
- Stres berkepanjangan.
- Pola makan yang kurang bergizi.
- Kekurangan zat besi, vitamin D, atau protein.
- Penyakit tertentu.
- Penggunaan produk rambut yang kurang sesuai.
- Kebiasaan merokok dan gaya hidup yang kurang sehat.
Mengetahui penyebabnya merupakan langkah awal agar penanganan yang dilakukan lebih tepat sasaran. Berikut ini ada beberapa tips mengatasi kebotakan pada pria sejak dini.
1) Jangan Abaikan Kerontokan yang Berlebihan
Rambut rontok sekitar 50–100 helai per hari masih dianggap normal sebagai bagian dari siklus pertumbuhan rambut.
Namun, apabila jumlah rambut yang rontok semakin banyak, garis rambut mulai mundur, atau bagian ubun-ubun tampak semakin tipis, sebaiknya segera berkonsultasi dengan dokter spesialis kulit dan kelamin untuk mengetahui penyebabnya.
2) Jaga Kebersihan Kulit Kepala
Kulit kepala yang sehat merupakan lingkungan yang baik bagi pertumbuhan rambut. Gunakan sampo yang sesuai dengan kondisi kulit kepala dan hindari penumpukan minyak, kotoran, maupun sisa produk styling yang dapat memengaruhi kesehatan folikel rambut.
Jika memiliki masalah seperti ketombe berat atau dermatitis seboroik, lakukan penanganan terlebih dahulu karena kondisi tersebut dapat memperburuk kerontokan.
3) Penuhi Nutrisi untuk Rambut
Rambut membutuhkan berbagai nutrisi agar dapat tumbuh dengan optimal. Beberapa nutrisi yang penting antara lain:
- Protein
- Zat besi
- Zinc
- Vitamin D
- Biotin
- Vitamin B kompleks
Pola makan yang seimbang tidak hanya baik untuk kesehatan tubuh, tetapi juga membantu menjaga kualitas rambut.
4) Kelola Stres dengan Baik
Stres berkepanjangan dapat memengaruhi siklus pertumbuhan rambut dan meningkatkan risiko kerontokan.
Luangkan waktu untuk berolahraga, tidur yang cukup, serta melakukan aktivitas yang membantu tubuh lebih rileks. Gaya hidup sehat memberikan manfaat tidak hanya bagi kesehatan secara umum, tetapi juga bagi kesehatan rambutmu lho.
5) Gunakan Produk Perawatan Rambut yang Tepat
Saat ini tersedia berbagai produk seperti hair tonic, serum rambut, maupun sampo yang diformulasikan untuk membantu menjaga kesehatan kulit kepala dan rambut.
Namun, penting untuk memahami bahwa hasil penggunaan produk dapat berbeda pada setiap orang karena dipengaruhi oleh penyebab kerontokan, kondisi folikel rambut, dan faktor genetik. Pilih produk yang menggunakan bahan aktif yang telah banyak diteliti, serta pastikan digunakan sesuai petunjuk ya.
Merawat Rambut Dimulai dari Formula yang Berkualitas!
Kesadaran pria terhadap perawatan rambut terus meningkat. Kini, tidak hanya wanita, banyak pria juga mencari produk hair care yang diformulasikan untuk membantu menjaga kesehatan kulit kepala, mengurangi kerontokan, dan mendukung pertumbuhan rambut yang lebih sehat.
Hal ini bisa menjadi peluang besar bagi pelaku bisnis di industri perawatan rambut lho.
Her Bayu Inti (HBI) merupakan perusahaan maklon skincare, kosmetik, PKRT, dan alat kesehatan (Alkes) yang membantu brand mengembangkan berbagai produk perawatan rambut, mulai dari hair tonic, hair serum, shampoo, dll, sesuai kebutuhan pasar.
Didukung oleh tim Research & Development (R&D), proses produksi yang memenuhi standar mutu, serta pendampingan legalitas, Her Bayu Inti siap menjadi partner terpercaya bagi kamu yang ingin membangun brand hair care berkualitas!
REFERENSI
Putri, A. I., & Listiawan, M. Y. (2022). Pendekatan Diagnosis dan Tata Laksana Alopesia Androgenetik. Majalah Kedokteran, Indonesia. https://www.researchgate.net/publication/363650807
Nasution, K., Pradigo, R., & Chandra, R. (2022). The Type of Androgenetic Alopecia and Quality of Life (QoL) in Male Patients. Journal of the Medical Sciences (Berkala Ilmu Kedokteran), Universitas Gadjah Mada. https://journal.ugm.ac.id/bik/article/view/68709
Trilisnawati, D., Diba, S., Kurniawati, Y., Nugroho, S. A., Rusmawardiana, R., & Pamudji, R. (2021). Update Treatment of Male Androgenetic Alopecia. Berkala Ilmu Kesehatan Kulit dan Kelamin, 33(1), 63–71. https://www.researchgate.net/publication/354327859_UpdateTreatmentofMaleAndrogeneticAlopecia
